Jumat, 03 Februari 2012

keputusasaanhati

saat mata ini kupejamkan, bagai kulihat garis cakrawala. tak terlihat apa-apa..luas, gelap,menyedihkan
terus kucari jalan yang waktu itu kau janjikan padaku, pohon2 itu menutupi jalan yang harus kutempuh, susah sekali menemukan jalanmu, kuikuti terus aliran sungai yang entah akan bermuara dimana, pertemukan aku dengan laut itu. saat ini. sudahlah sesak nafasku ini
kupikir pula bahwa dampak isu global itu makin terasa, panas, membakar hati ,dan hendak berniat aku untuk menguburnya dalam-dalam.
kemarin dan sampai saat ini aku sedang berada pda zona nyaman dan tak nyaman, disatu sisi kunikmati kebebasan hidupku tpi disisi yang satunya rasanya sedang berada dimedan perang. antara masih ingin hidup atau mati.
situasi, kondisi,keadaan.. semua sedang memusuhiku.. aku takut :-(

senyawa H2O itu ,hari ini telah menyatu, membentuk molekul yang sngat besar ,sebut sajalah air. bukan air biasa. tapi tears.. airmata.. yang sudah tak tahan ingin mengalir dari mata jatuh kekedua pipiku, lakasana sifat air yang mengalir dari tempat tinggi ketempat yang lebih rendah, tapi lagi lagi aku terus berusaha kuat,berusaha tegar,berusaha menerima kenyataan ini, walopun selalu pahit kurasa ketika kuhirup oksigen itu .. aku paksa masuk lagi air mata itu, masuk aku bilang,,masuk ! ku angkat dahiku ,tinggi.. sampai tak ada yang menetes satu tetes pun. bosan, tidak akan menyelesaikan masalah, dan buang waktu saja



kuterawang waktu.. bagai peramal sajalah aku ini, kebahagiaan ku semakin menjauh,,,jauh, dan tak kulihat titik terangnya, kenapa aku menjadi manusia terpuruk seprti ini ya Allah..  bangkitkan semangatkuu, jauhkan aku dari keputus asaan ini, kumohooonnnn,aku tak kuat lagi. sakit rasanya..sakit...
aku butuh kekuatan dalam menghadapi masa2 sulit ini ya Allah.. jangan tinggalkkan aku,teruslah bersamaku..
:-(



*dan akhirnya nangis juga*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar