Sabtu, 25 Februari 2012

hati inyong lara pemirsaah..

buah dari kesabaran itu manis, itu yang dkatakan banyak orang saat ini.
mentari yang saya lihat pagi hari ini bersembunyi dibelakang awan, semakin siang semakin muncul tanpa malu, panasnya sangat tinggi, aku kira sekitar 30 derajat celsius, membuat kulit kering, emosi naik, ingin tidurpun susah. ditambah hati inyong yang sedang lara pemirsaa...

situasi ini, bukan menjadi hal baru , dan seharusnya aku sudah terbiasa dan lihay untuk menghadapinya, tapi tidak kenyataannya. lagi lagi aku patah hati.. tapi aku berusaha untuk tetap tegar dan mengerti. menjadi wanita tegar ternyata tidak gampang, aku harus menelan dalam-dalam egoku, mencoba melupakan keinginan hati , dan overdosis lah aku dengan kata sabar !

hey, apa yang kau rasakan? apa kau merasakan aku? apa kau merasakan apa yang aku rasakan?
aku ingin seperti wanita lain yang bisa marah semarah-marahnya, atau bahasa sundana mah "hoyong ciga batur, mun amek teh bisa mepeuskeun kaca", tapi aku tak bisa, itu bukanlah bagian hidupku, aku lebih suka diam, dan malah aku yang terluka,  diam bukan berati aku lari dari masalah aku hanya mencoba bersikap dewasa, dan mengerti terhadap keadaan.. 

setelah kutelan dalam2 ludah ku, aku perlu bernafas panjang, dan mengeluarkan perlahan.. kamu , adalah orang terdekatku,, tapi kenapa sulit bagiku untuk menggapaimu? bagian mana yang salah dengan dg ku? tolong ktakan.. kumohooonnnn :( gunakanlah kta yang putih karena yang putih lebih membahagiakan daripada hitam.. 


kulepas rindu yang menggebu didasar hati ini dengan hanya membayangkan dirimu, manisnya senyum mu, kulit coklatmu, kamu yang baik buatku, itu benar adanya.. bahagianya jika aku bisa menggapaimu lagi, sekarang.. kamu tidaklah sedang sendiri, aku ada, stay with you.. you're never alone..














palupidwiantari, this time i love this pain..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar